matius 2: 1-12
setelah mendengar sebuah sermon dari HT yg begitu tulus dalam mempersiapkan kotbahnya kita pasti sangat terpukau dengan firman Tuhan.
seperti saya jugaa..
berkaitan dengan terang,pd kotbah minggu epifania, saya sadar bahwa.
terang yg sangat besar dan indah itu ternyata tidak otomatis menarik orang datang kepada -Nya.
seperti dijelaskan di perikop matius diatas. para orang majus yg tinggal sangat jauh dari timur malahan yg peka terhadap SANG TERANG yg lahir di kota Betlehem. Rakyat Yerusalem tidak sadar akan terang itu, bahkan ada jenis orang yg seperti para imam yg mengetahui tentang terang itu namun tidak peduli sama sekali, serta yg paling buruk adalah Jenis seperti Raja Herodes, yang sangat tertarik dengan SANG TERANG namun ada maksud buruk dibaliknya.
yang manakah Jenis Sikap Kita dalam meresponi SANG TERANG?
respon itu adalah ibadah. apakah ibadah kita benar- benar kita hayati? apakah ibadah itu menarik bagi kita?
Ibadah yg sungguh- sungguh terdiri dari sikap yang benar serta persembahan yg terbaik.
Ibadah tanpa persembahan = omong kosong (bagaimana kita bisa memberi hati kita sepenuhnya,wong buka dompet untuk Tuhan saja gk mau?!)
orang yg sungguh- sungguh memiliki hati untuk Tuhan rela menyerahkan seluruh harta dan bendanya,krn itu semua nothing dibandingkan Tuhan.
selamat Tahun Baru 2025 untuk kita semua
kiranya SANG TERANG yg sesungguhnya menyertai mu sepanjang tahun ini
btw, ini dia sang bintang cilik yang desember kemarin menyinari hall perayaan natal sekolahnya.dia memberanikan diri untuk tampil maksimal.kiranya hati kecilnya busa tumbuh dipenuhi Tuhan dan menjadi terang - terang kecil di dunia yaa
Komentar
Posting Komentar